Memahami Serangan DDos

Selamat malam, eh udah pagi ya 😄 pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan sedikit apa yang sayaketahui tentang DDoS dan artikel ini akan menjadi referensi dalam postingan selanjutnya.



Apa itu DDoS? apa yaa (mikir dulu ahh)..??? hhehehe..

Bagi para blogger/pengelola blog ataupun portal lainnya, yaa seperti kita-kita ini contohnya sangat penting untuk mengenal atau setidaknya mengetahui apa yang disebut dengan DDoS. Mengapa Demikian? Karena jika blog/website kita  terkena DDoS maka website/blog yang kita bangga-banggakan dan diharapkan akan terus eksis di dunia maya, akan menjadi sulit untuk menjalankannya, kenapa bisa demikian? Silahkan di simak artikel ini sampai selesai.

DDoS (Denial Distribute of Service) atau Serangan DDoS atau biasanya sering disebut dengan DDoS Attack adalah jenis serangan yang paling simple di lakukan namun efeknya sangat berbahaya, DDoS dilakukan dengan tujuan untuk mencegah pengguna yang sesungguhnya menikmati layanan yang diberikan server. Masih bingung? Oke, simak ini baik-baik biar mudah dipahami, DDoS merupakan sebuah usaha yang dilakukan untuk mencegah sebuah website terakses oleh user yang sesungguhnya atau dengan kata lain merusak system kerja komputerserversehingga tidak bisa menjalankan fungsi/tugasnya dengan baik untuk menyampaikan pesan kepada pengguna atau komputer client yang sebenarnya. Server sesuai dengan namanya merupakan pelayan yang harus selalu siap melayani permintaan pengguna, yang pada umumnya beroperasi selama 24 jam nonstop.

Contoh:Web server yang bertugas melayani pengunjung web, menyediakan informasi dalam bentuk halaman html. Dalam kondisi normal, pengunjung blog/website kita dapat meminta resource dari web server untuk ditampilkan dalam browsernya, namun jika web server terkena DDoS maka pengunjung tidak dapat menikmati layanan web server.


Gejala sebuah website terkena DDoS attack👇
1.Menurunnya  kinerja  server  dengan drastis, seperti melambatnya loading file atau waktu untuk menuntaskan sebuah permintaan.
2.Website menjadi tidak bisa diakses.
3.Meningkatnya  jumlah  email  spam  yang  kemungkinan  berkaitan  dengan  email bombs.


Bagaimana Cara Melakukan DDoS?
Sebenarnya jika kita menggunakan Sistem Operasi Windows, dari pihak Windows telah menyediakan tools untuk melakukan DDoS yaitu dengan menggunakan CMD (Command Prompt).
Bagaimana cara melakukannya? Berikut langkah-langkahnya👇
1.Hidupkan komputer sobat..
2.Buka CMD lalu ketik perintah tracert www.target.com atau bisa juga menggunakan perintah www.target.com -t.
3.Maka proses DDoS sedang berjalan yaitu dengan mengirikan paket informasi ke situs target, dengan perintah diatas kita juga dapat mengetahui alamat IP dari sebuah website.
4.Untuk menghentikannya, tekan Ctrl+C

Pada dasarnya perintah tersebut komputer sobat mengirimkan ucapan "Hallo, apa ada orang disitu?". kepada website target, kemudian server dari website tersebut mengirimkan jawaban balik dengan mengatakan 👉 "Ya, disini ada orang". Nah, coba sekarang sobat bayangkan sendiri, jika ada ribuan komputer dan dalam waktu yang bersamaan melakukan perintah tersebut pada website. situs yang menjadi target serangan DDoS. 1 komputer mengirimkan data sebesar 32bytes/detik ke situs target. Bagaimana jika ada 1000 atau bahkan 10.000 komputer yang melakukan perintah tersebut secara bersamaan, itu artinya ada kiriman data sebesar 320MB/detik yang diterima oleh website target. Dan server dari website target pun harus merespon kiriman yang dikirim dari 10.000 komputer secara bersamaan. Jika 320MB/detik data yang harus diproses oleh server, dalam 1 menit saja server harus memproses kiriman data sebesar 320 x 60 detik = 19.200MB. Dan pasti sudah bisa ditebak, website yang diserang akan mengalami Over Load/kelebihan data sehingga tidak sanggup memproses kiriman data yang datang.

Beberapa jenis serangan DDoS👇
*.UDP Flood (User Datagram Protocol),
DDoS attack jenis ini dilakukan dengan cara menyerang (listening) pada random ports, dan memaksanya untuk mengirim laporan kepada para penyerang dalam bentuk paket ICMP.
*.SYN Flood - A SYN (Syncronize/Menyinkronkan), Serangan  jenis  ini  dilakukan  dengan  cara  menbanjiri  (message  flooding), dimanan mereka (para penyerang) mengirimkan pesan/data yang tidak berhenti hingga  timeout.  Tentunya  ini  akan sangat  menguras  sumber  daya  yang  dimilki server dan memaksanya untuk berhenti bekerja/restart/offline.
*.Reflected Attack/Serangan Tercermin,
DDoS  attack  jenis  ini  bekerja  dengan  cara  mengirimkan  pesan-pesan  palsu kepada  banyak computer  lalu  mengaturnya  untuk  membalas  pesan  kepada computer korban sehingga target menjadi kehabisan sumberdaya.
*.Peer To Peer,
Penyerang  menggunakan  peer  to  peer  server  untuk  menuju  website  korban. Mereka  mengalihkan  lalu  lintas  dari  hub  file-sharing  ke  situs  target, yang  pada akhirnya  menguras  sumber  daya  server  sehingga  memaksanya  untuk  offline atau crash.
*.Slowloris,
Serangan  DDoS berjenis ini dikatakan sebagai salah satu jenis DDoS attack  yang sangat  sulit untuk  diatasi,  DDoS  attack  ini  pernah  digunakan  selama  pemilihan presiden  Iran  pada  tahun  2009.  DDoS  attack  dengan  system  slowloris memungkinkan orang yang bermaksud menyerang website target menggunakan resouse/sumber daya  seminimal  mungkin  untuk  pengirimkan  ping  yang berkelanjutan sampai computer target crash atau offline.
*.Degaration of Service Attack,
Serangan  berjenis  ini  dilakukan  dengan  tujuan  membuat  computer server/website  menjadi  lemot,  akibatnya  loading  halaman  menjadi  sangat lamban sehingga tidak mudah untuk dideteksi karena lambannya loading sebuah halaman website  juga  terjadi  karena  semakin  meningkatnya  traffic  atau mengunjung website tersebut.
*.DDoS Unintended, DDoS  seperti  ini biasanya  terjadi  saat  traffic  meningkat  tajam  sehingga menyebabkan  server  menjadi  crash  dikarenakan  sangat  tingginya  jumlah permintaan yang masuk.
*.Application Level Attack,
Serangan  berjenis  ini  menargetkan  salah  satu  applikasi  yang  ada  di  server, seperti aplikasi email atau lainnya.
*.Multi-Vector Attack,
Ini  adalah  jenis yang  paling  kompleks  serangan  DDoS  karena  mereka memerlukan  alat  dan  strategi  ubtuk  mendorong website  offline.  Mereka  juga yang  paling  sulit  untuk  memperbaiki  karena  mereka  menargetkan  beberapa sumber daya dan mengambil bentuk yang berbeda.

Itulah beberapa hal yang mungkin perlu kita ketahui tentang serangan DDoS, semoga berguna dan bermanfaat.

By: eMJe